searchclear input

Kulit Over-Exfoliating Hingga Memerah dan Perih, Apa yang Harus Dilakukan?

over-exfoliating

Setelah berhasil rutin merawat wajah dengan tahapan cleansing, moisturizing, dan protecting, sekarang waktunya kamu meningkatkan level rutinitas kulit dengan eksfoliasi. Eksfoliasi merupakan proses pengelupasan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Tujuan dari eksfoliasi adalah untuk membuat kulit lebih cerah dan bersih, sehingga dapat membuat kerja skincare yang kamu gunakan setelahnya menjadi lebih maksimal.

Namun, eksfoliasi yang dilakukan secara berlebihan justru akan menyebabkan masalah kulit baru. Over-exfoliating sering terjadi pada seseorang yang kurang paham cara kerja dan kuantitas eksfoliasi yang ideal dilakukan.

Sebenarnya, berapa kali jumlah ideal dalam melakukan eksfoliasi? Menurut Dr. Ryan Turner dari Turner Dermatology di New York, eksfoliasi melampaui batas akan membawa kulitmu pada beberapa masalah lain seperti kemerahan, iritasi sensitif, kulit kering dan dehidrasi, timbulnya flek hitam, hingga kulit terasa panas.

Baca juga: Eksfoliasi Wajah yang Tepat Untuk Kulit Unikmu

Sampai sekarang, tidak ada aturan baku soal berapa kali kulit wajah membutuhkan eksfoliasi dalam satu minggu. Dr. Turner juga mengatakan “Eksfoliasi bukanlah suatu hal yang bisa diukur sama pada setiap orang. Sensitifitas kulit dan tebal atau tipisnya kulit setiap orang berbeda.”

Dalam eksfoliasi, mungkin butuh beberapa kali percobaan hingga akhirnya kamu bisa bertemu dengan rutinitas yang tepat, mulai dari produk yang tepat, cara eksfoliasi yang cocok, hingga berapa kali kamu harus melakukan eksfoliasi dalam satu minggu.

Nah, dalam perjalanan mencari rutinitas eksfoliasi yang tepat, kamu perlu memahami beberapa hal ini agar tidak terjadi over-exfoliating pada kulit. Simak penjelasannya berikut, yuk!

Tanda Wajah Mengalami Over-Exfoliating

1. Kulit Kemerahan dan Sensitif

kulit kemerahan

Salah satu tanda over-exfoliating adalah kulit yang kemerahan dan menjadi lebih sensitif. Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat berujung dengan breakout. Awalnya, kulit akan terasa meradang. Lalu, perlahan-lahan akan muncul kemerahan pada permukaan kulit yang akhirnya menjadi jerawat. Bila hal ini terjadi, sebaiknya kamu berhenti melakukan eksfoliasi terlebih dahulu hingga kondisi kulit membaik.

2. Kulit Mengelupas

kulit mengelupas

Cara kerja eksfoliasi adalah mengangkat lapisan sel kulit mati. Namun, jika kulitmu sampai terlihat mengelupas, itu bukanlah sesuatu yang bagus. Ini dapat menjadi ciri dari kulit yang mengalami over-exfoliating. Lapisan skin barrier akan terganggu akibat over-exfoliating, sehingga kondisi kulit semakin kekurangan kelembapan hinga akhirnya perlahan mengelupas. Akibat lanjutannya, kulitmu bisa menjadi sensitif terhadap faktor eksternal, seperti sinar matahari atau pun cuaca yang panas.

3. Kulit Kering dan Bersisik

kulit kering atau bersisik

Kolagen dan elastin adalah dua lapisan kulit yang penting untuk menjaga kelembapan, sehingga kulit lebih kenyal, tampak fresh dan awet muda. Saat mengalami over-exfoliating, produksi kolagen dan elastin akan terganggu, sehingga mengurangi elastisitas dan kelembaban kulit. Hal ini membuat kulitmu menjadi kering seperti ditarik, hingga bahkan bersisik.

4. Kulit Terasa Seperti Terbakar

kulit wajah sensitif

Eksfoliasi dapat memperbaiki tekstur kulit dan membuat kulit lebih cerah dengan membuang lapisan sel kulit mati yang menumpuk. Namun, over-exfoliating justru menyebabkan kulit menjadi terlalu tipis dan sensitif. Perlindungan terhadap kulit akan semakin minim dan kamu bisa merasakan kulit yang panas dan perih seperti terbakar. Segera hentikan eksfoliasi jika kamu mengalami kondisi ini.

5. Muncul Bercak Merah Tidak Merata

node kemerahan pada wajah

Melakukan eksfoliasi secara berlebihan juga dapat membuat kulit mengalami bercak merah dan flek hitam. Bercak merah yang tidak merata ini adalah luka iritasi yang dihasilkan ketika kamu melakukan physical exfoliation secara berlebihan dan merusak lipid barrier atau skin barrier.

Tak hanya pada bagian luar, kondisi kerusakan ini juga terjadi pada bagian dalam kulit. Ketika kondisi lapisan kulit tidak lagi bisa berkompromi dengan kerusakannya, kulit bisa menjadi sangat rentan terhadap pengaruh luar seperti debu, polusi, dan sinar matahari.

Cara merawat Kulit Wajah yang Mengalami Over-Exfoliating

over-exfloiating

Ketika kulitmu menunjukkan tanda-tanda over-exfoliating, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah berhenti melakukan eksfoliasi. Setelahnya, berikan kelembapan ekstra pada kulit yang mengalami over-exfoliating untuk mengurangi rasa kering dan kulit mengelupas. Karena kondisi kulit yang masih iritasi, lebih baik untuk menggunakan pelembap yang sifatnya ringan dan terbuat dari bahan-bahan alami.

Untuk merawat kulit wajah yang sedang sensitif karena over-exfoliating, kamu bisa menggunakan beberapa rangkaian skincare vegan dan organik dari BASE yang memiliki kandungan menenangkan. Untuk mengatasi skin barrier yang terganggu, kamu bisa memperbaikinya dengan Relief Hydration dan Barrier Calming Serum.

Serum ini diperkaya dengan kandungan andalan untuk skin barrier: Ceramide Raspberry, Prickly Pear, dan Ashwagandha. Ceramide Raspberry bekerja mengisi dan menyusun ulang skin barrier, sementara Ashwagandha memperkuat skin barrier, dan Prickly Pear mengatasi kulit kering dan iritasi dengan memberikan hidrasi.

BASE Relief Hydration & Barrier Calming Serum

BASE Relief Hydration & Barrier Calming Serum

Serum to repair and strengthen your skin barrier

Rp 159.000
Rp 151.050

SHOP NOW
BASE Ultra Soothe Moisture Cream

BASE Ultra Soothe Moisture Cream

Face moisturizer to nourish and soothe sensitive skin

Rp 189.000

SHOP NOW
BASE Ultra Soothe Natural Sunscreen SPF 50 PA+++

BASE Ultra Soothe Natural Sunscreen SPF 50 PA+++

Tabir surya dewy finish

Rp 169.000
Rp 160.550

SHOP NOW

Setelah serum, kamu bisa melanjutkan rangkaian skincare dengan Ultra Soothe Moisture Cream. Memiliki tekstur yang creamy, moisturizer ini dapat memberikan kelembapan maksimal pada kulit kering dan bersisik. Terdapat kandungan Centella Asiatica, Ceramide, dan Mexican Cactus Extract di dalamnya yang akan membantu mempercepat proses pemulihan kulit.

Over-exfoliating juga dapat membuat kulitmu lebih sensitif, terutama akan sinar matahari. Jadi kamu juga perlu melindungi kulit dengan tabir surya setiap akan beraktivitas. Ultra Soothe Natural Sunscreen dengan perlindungan SPF 50 dan formula yang ringan, membantu melindungi kulitmu dari paparan sinar matahari sekaligus menenangkan iritasi. Jangan lupa untuk menggunakan produk-produk free fragrance untuk mengurangi reaksi alergi lebih lanjut ya.

BASE Fresh Clarifying Clay Mask

BASE Fresh Clarifying Clay Mask

Clay mask that gently exfoliates to clarify congested pores

Rp 225.000
Rp 213.750

SHOP NOW

Proses penyembuhan dari kulit yang iritasi akibat over-exfoliating butuh waktu yang tidak sebentar. Ketika kondisi kulit telah membaik, kamu bisa kembali melakukan eksfoliasi dengan frekuensi yang lebih sedikit dan menggunakan eksfoliator yang formulanya lembut, terbuat dari bahan-bahan yang aman, dan tentunya tidak harsh bagi kulit.

Seperti Fresh Clarifying Clay Mask dengan kandungan Mandelic Acid sebagai substitusi natural dari AHA, proses eksfoliasi menjadi lebih nyaman dan lembut. Kandungan Thyme Extract dan Camelina Sativa Seed Oil di dalamnya membantu mereduksi kemerahan akibat iritasi. Kamu tidak perlu khawatir akan over-exfoliation, karena Fresh Clarifying Clay Mask merupakan clay mask yang dapat digunakan sebagai eksfoliator untuk pemula.

Untuk menghindari over-exfoliating, kamu bisa mulai untuk mengaplikasikan Fresh Clarifying Clay Mask setidaknya satu kali dalam seminggu. Jika dirasa kulit tidak menunjukkan reaksi negatif, maka kamu bisa menambah intensitasnya secara berkala. Beberapa dermatolog di Amerika menyarankan untuk melakukan eksfoliasi maksimal dua kali saja dalam seminggu jika kulit kamu masih dalam proses penyembuhan. Jangan lupa untuk tetap menggunakan tabir surya, terutama setelah melakukan eksfoliasi ya.

Masih bingung menentukan skincare untuk kulitmu? Beritahu kami sedikit tentang kondisi kulit dan gaya hidupmu, BASE akan memberikan rekomendasi skincare yang tepat untukmu!

skin quiz

Referensi:

  1. Katie Rodan, Skincare Bootcamp: The Evolving Role of Skincare, December 2016
  2. Merita Grajqevci-Kotori, Exfoliative Skin-peeling, Benefits from This Procedure and Our Experience, December 2016
  3. Jessica L. Yarbrough on Healthline, Halt the Face Acids: Here’s How to Know If You’re Over-Exfoliating, May 2019

Related tags

Was this article helpful?

good feedback
bad feedback

Langganan Newsletter