search-box
Search blog...

Tips Cara Menghindari Breakout

cara mengatasi breakout

Pernah mencoba produk skincare maupun makeup baru, namun menimbulkan efek yang tidak diinginkan? Kamu mungkin mengalami breakout, BASE Friends. Breakout merupakan suatu keadaan kulit ketika kulit menjadi kemerahan, gatal, bengkak akibat menggunakan suatu produk yang mengandung bahan - bahan yang dapat menyebabkan reaksi alergi.

Menurut Departemen Kesehatan Amerika Serikat, produk yang biasanya menyebabkan reaksi alergi ini adalah personal care product, termasuk skin care. Ketika breakout terjadi, kamu disarankan untuk menghentikan penggunaan produk yang diduga menyebabkan breakout tersebut.

Di sisi lain, selain breakout, mungkin BASE Friends juga tidak asing dengan istilah purging. Secara umum, perbedaan dari purging maupun breakout terletak pada lokasi dan penyebab terjadinya. Menuurut artikel Healthline, purging terjadi di daerah wajah yang biasanya muncul jerawat, dan hilang lebih cepat daripada jerawat yang biasanya muncul. Sedangkan breakout terjadi di daerah wajah yang tidak biasanya ditumbuhi jerawat dan terjadi dalam kurun waktu yang lebih lama daripada purging. Untuk informasi lebih lengkap mengenai perbedaan purging dan breakout, BASE Friends dapat membacanya di sini.

Penanda utama dari terjadinya purging dan breakout adalah penggunaaan produk baru pada wajah. Nah, untuk menghindari terjadinya breakout, berikut tips yang bisa BASE Friends simak dan lakukan, ya!

Bagaimana cara menghindari breakout

Melakukan patch test di bagian-bagian tertentu

Patch test perlu dilakukan sebelum menggunakan suatu produk. Tes ini sering digunakan untuk mendiagnosis iritasi atau tingkat sensitivitas pada kulit. Cara melakukan patch test yang benar menurut FDA adalah menempatkan produk dalam jumlah sedikit di daerah kulit dan tunggu selama 2 - 3 hari. Apabila terjadi kemerahan, bengkak serta gatal rasa terbakar, maka kamu tidak disarankan untuk menggunakan produk tersebut.

Menghindari bahan aktif pemicu breakout

Fragrance atau parfum

Menurut FDA, terdapat beberapa bahan fragrance atau parfum yang dapat memicu timbulnya iritasi pada kulit, diantaranya adalah benzyl alcohol, benzyl benzoate, d-limonen, dan linalool. Ada banyak sekali jenis fragrance yang dapat terkandung dalam sebuah produk, sehingga BASE Friends harus hati-hati dan memperhatikan ingredients list sebelum memutuskan untuk menggunakan personal care product.

Preservatives atau pengawet

Menurut FDA, preservatives atau pengawet seperti paraben, imidazolidinyl urea, Quaternium-15, DMDM hydantoin, phenoxyethanol, dan methylchloroisothiazolinone dapat menyebabkan terjadinya reaksi iritasi/alergi terhadap kulit. Bagi BASE Friends yang memiliki kulit sensitif bisa mewaspadai bahan-bahan tersebut, ya!

Iru dia tips dan cara untuk menghindari breakout. Selain melakukan patch test dan juga menghindari bahan aktif yang berpotensi menjadi pemicu breakout, BASE Friends juga dapat menggunakan skincare yang mengandung bahan aktif yang minim dan sesuai dengan keadaan kulit sehingga senantiasa sehat. Dapatkan rekomendasi skincare sesuai kondisi kulitmu di sini, ya!

Referensi:

  1. US Department of Health and Human Services. (2020). Understanding allergic reactions to skin care products. National Institutes of Health Matters.
  2. US Food and Drug Administration. (2020). Allergens in Cosmetics.
  3. Yarbrough, J.L. (2019). The Secrets to Deciphering and Stopping Skin Purging. Healthline.

Related tags

Was this article helpful?