search-box
Search blog...

Cara Mengatasi Jerawat Hormon dengan Vegan Skincare

cara mengatasi jerawat, vegan skincare

Masih kesel sama jerawat? Apalagi kalau harus ngurusin yang namanya jerawat hormonal atau adult acne. Selain biasanya besar-besar, meradangnya cukup lama, bekasnya juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memudar dan hilang.

Buat yang masih bingung gimana cara membedakan jerawat hormonal dan jerawat lainnya, pertama-tama perhatikan area lokasi munculnya jerawat, kalau area rahang, dagu, dan pelipis adalah daerah-daerah yang menjadi tempat munculnya jerawat, kemungkinan besar hormon adalah penyebab utamanya.

Penyebab Jerawat Hormonal

Walaupun sudah bukan masa pubertas, jerawat akan terus menghantui. Menurut American Academy of Dermatology Association, jerawat hormonal bahkan bisa terjadi pada usia 30an, 40an, bahkan sampai 50an. Yuk, kenali beberapa penyebab munculnya jerawat hormonal berikut:

  • Mendekati waktu menstruasi, kadar estrogen dan progesteron di tubuh kamu secara otomatis menurun. Hal ini menyebabkan kelenjar sebaceous menghasilkan sebum yang lebih tinggi dari biasanya. Sebum memiliki fungsi dalam membantu melumasi kulit, namun jika berlebihan, dapat menyumbat pori-pori. Hal ini merupakan salah satu penyebab terjadinya jerawat. Cobalah dengan memilih dan menggunakan kandungan skincare dapat membantu mengontrol produksi sebum berlebih.
  • Stress juga merupakan penyebab munculnya jerawat menurut para peneliti. Saat stress, tubuh kita menghasilkan androgens berlebih. Androgens adalah sejenis hormon yang menstimulasi keluarnya minyak pada kulit dan perkembangan folikel rambut di dalam kulit sehingga menimbulkan jerawat.
  • Faktor genetik ternyata mempunyai peran penting juga jika membahas jerawat hormonal. Jika kamu memiliki anggota keluarga seperti orang tua atau kakak yang selalu memiliki masalah jerawat setelah usia dewasa, riset membuktikan bahwa kecenderungan akan timbulnya jerawat hormonal relatif tinggi.
  • Efek samping dari pengobatan juga dapat menimbulkan jerawat hormonal. Beberapa obat memang mengandung komposisi yang dapat meningkatkan atau menurunkan kadar hormon tertentu. Jika kamu merasakan penambahan jerawat yang signifikan saat mengkonsumsi obat tertentu, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat yang berbeda. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa berkonsultasi ke dokter kulit atau dermatologis untuk mendapatkan bantuan.
  • Saat masa kehamilan level hormon pada tubuh wanita memang berfluktuasi, terlebih pada trimester pertama. Hal ini menyebabkan kenaikan pada produksi minyak alami pada kulitmu, sehingga mudah sekali jerawat hormonal timbul di masa-masa ini.

Cara Mengatasi Jerawat Hormonal

Melihat dari beberapa penyebab di atas, pemilihan skincare untuk mengatasi jerawat hormonal atau adult acne menjadi sangat penting. Terutama jika hal ini terjadi karena stress, faktor genetik, dan kehamilan. Kamu bisa memulainya dengan melakukan skin test untuk mengetahui kandungan skincare yang aman dan cocok denganmu.

Deep Sebum Control & Pore Clarifying Serum dari BASE, mengutamakan penggunaan ingredients yang alami dibandingkan dengan chemical. Menggabungkan superplant dan bioteknologi yang 20x lebih efektif mengontrol produksi sebum di wajah serta membantu membersihkan pori-pori agar jerawat tidak datang lagi, kandungan berbahan vegan, seperti Bakuchiol, Japanese Knotweed, dan Mastic gum menjadikan serum ini lebih less irritant sehingga cocok digunakan bagi siapa saja.

Sign up sekarang, dan miliki rangkaian produk skincare yang dipersonalisasi sesuai dengan kondisi dan permasalahan kulit kamu.

Referensi:

Adult acne. (n.d.). https://www.aad.org/public/diseases/acne/really-acne/adult-acne

Hormonal Acne: Traditional Treatments, Natural Remedies, and More. (n.d). https://www.healthline.com/health/period-acne

Ansorge, Rick. (2020). Pregnancy Acne. WebMD https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/acne-during-pregnancy-treatments-causes

Was this article helpful?