search-box
Search blog...

Hero Ingredients: Mastic Gum Teman Pori-pori dan Sebum Wajah

Hero Ingredients: Mastic Gum Teman Pori-pori dan Sebum Wajah

Semua jenis kulit memiliki struggle-nya masing-masing, tak terkecuali kulit berminyak. Seringkali pemilik kulit jenis ini mengeluhkan produksi sebum dan kilau berlebih sehingga menyebabkan munculnya jerawat. Worry no more, ada satu bahan aktif di serum BASE yang ramah terhadap kulit berminyak.

Yuk sama-sama kenalan sama mastic gum, si hero ingredients dari Deep Sebum Control & Pore Clarifying Serum.

Asal Usul Mastic Gum

Kalau dengar kata gum, kita biasanya langsung kepikiran permen karet, ya. Mastic gum, bahan aktif yang ada di serum BASE ini memiliki kata gum pada namanya, tetapi bukan untuk dimakan, melainkan merupakan agen penting dalam mencegah pori-pori tersumbat dan terbukti mengurangi minyak serta komedo di kulit.

Menurut jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, sejak zaman kuno, mastic gum telah digunakan untuk sejumlah besar keperluan medis yang berfungsi sebagai anti-plak (supaya gigimu tidak ditempeli bakteri), mengatasi gangguan pencernaan, bronkitis, gigitan ular, dan luka di kulit karena kualitas antiseptik yang ada pada mastic gum.

Mastic gum yang dikandung oleh serum BASE berasal dari Pulau Chios, Yunani. Dilansir dari jurnal In Vivo, faktor lingkungan di Chios, seperti tanah dan iklim, menyebabkan Pistacia lentiscus, pohon penghasil bahan aktif ini, mampu menghasilkan ekstrak lebih banyak daripada pohon yang tumbuh di tempat lain.

Mastic gum dipanen dan diproduksi dengan cara yang ramah lingkungan dengan menggaruk permukaan kulit pohon, dan kemudian muncul lah cairan seperti tetesan air mata. Oleh sebab itu, mastic gum ini juga biasa disebut sebagai “air mata Chios” di Yunani.

Mengontrol Produksi Sebum dan Tetap Melembapkan Kulit

Kabar baik pertama soal bahan aktif mastic gum ini adalah efektif mengontrol produksi sebum berlebih. Meski begitu, studi dari laboratorium rekanan BASE di Prancis membuktikan bahwa pemakaian mastic gum justru berpengaruh positif terhadap kelembapan kulit.

Uji klinis terhadap klaim ini dilakukan kepada relawan dengan rentang usia yang beragam, yaitu 21 tahun hingga 48 tahun. Para relawan memiliki masalah produksi sebum berlebih dan pori-pori besar. Pemakaian mastic gum dilakukan selama 14 hari dan 95% relawan mengaku produksi minyak yang tidak lagi berlebih dan kulit terlihat jauh lebih sehat. Cihuy banget, kan?

skincare untuk kulit berjerawat

Bahan Aktif yang Efektif Membersihkan dan Mengencangkan Pori-pori

Masalah kebersihan pori-pori kulit adalah hal nomor satu yang harus diperhatikan untuk mencegah komedo dan jerawat. Mastic gum adalah bahan aktif yang terbukti mampu membersihkan pori-pori kulit dengan efek mattifying, jadi tidak hanya membersihkan pori-pori, tetapi juga pori-pori terlihat lebih kecil.

Klaim ini didukung oleh studi klinis yang dilakukan rekan laboratorium BASE di Prancis_._ Hasil percobaan terhadap relawan dengan masalah pori-pori tersumbat menunjukkan bahwa mastic gum mampu mengurangi ukuran pori, kilau berlebih, dan kotoran kulit, yang mengarah pada peningkatan kualitas kulit secara keseluruhan.

Studi tersebut melibatkan beberapa sukarelawan dengan jenis kulit sangat berminyak dan pori-pori tersumbat untuk memakai bahan aktif mastic gum selama 28 hari. Hasilnya, 75% dari sukarelawan dapat melihat bahwa pori-pori mereka bersih dan mengecil, bahkan ketambahan ‘bonus’ berupa blackhead dan cysts acne yang turut hilang dari kulit.

Di sisi lain, efek dari bersihnya pori-pori ini adalah adanya efek mattifying dan kencang. Klaim ini didukung oleh uji klinis terhadap relawan dengan rentang usia yang beragam, yaitu 30 tahun hingga 52 tahun dengan masalah komedo dan juga kilau wajah berlebih akibat produksi sebum. Relawan memakai mastic gum selama 28 hari dan mengaku puas dengan hasil berupa komedo hitam yang menghilang dan mattifying effect pada kulit yang nampak jelas.

Buat pemilik kulit dengan tipe berminyak, mattifying effect ini adalah salah satu solusi yang bisa mengatasi masalah overshiny yang biasa hadir karena produksi sebum berlebih. Bisa dibilang, mastic gum adalah bahan aktif all-rounder bagi pemilik kulit berminyak karena mampu bersahabat dengan berbagai masalah umum yang biasa dihadapi, mulai dari produksi sebum berlebih, antijerawat, anti-komedo, hingga mattifying tapi tetap melembapkan kulit.

Kalau kamu pemilik kulit berminyak dan penasaran dengan bagaimana efek penggunaan bahan aktif ini di kulitmu, kamu bisa ketemu mastic gum dalam produk Deep Sebum Control & Pore Clarifying Serum dari BASE di sini.

Referensi:

  1. Dimas, K. S., Pantazis, P., & Ramanujam, R. (2012). Chios mastic gum: a plant-produced resin exhibiting numerous diverse pharmaceutical and biomedical properties. in vivo, 26(5), 777-785.
  2. Haghdoost, F., Baradaran Mahdavi, M. M., Zandifar, A., Sanei, M. H., Zolfaghari, B., & Javanmard, S. H. (2013). Pistacia atlantica resin has a dose-dependent effect on angiogenesis and skin burn wound healing in rat. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2013.

Related tags

Was this article helpful?