search-box
Search blog...

Serum dengan Japanese Knotweed: Cara Efektif Mengatasi Jerawat

cara mengatasi jerawat, japanese knotweed, serum

Lagi-lagi, jerawat. Selain suka datang tiba-tiba tanpa diundang, beberapa jerawat juga sulit untuk diusir. Buat kamu yang masih struggle sama cara mengatasi jerawat, tenang aja, karena kamu bisa mengandalkan serum ini! Deep Sebum Control & Pore Clarifying Serum dari BASE, memiliki kandungan Japanese Knotweed, yaitu hero ingredients yang nggak hanya membantu meredakan peradangan, tapi juga membantu mengatasi kemerahan pada jerawatmu. Kamu bisa cari tahu apa itu Japanese Knotweed di sini.

Menurut jurnal Resveratrol Demonstrates Antimicrobial Effects Against Propionibacterium acnes In Vitro, kandungan Polifenol bernama Resveratrol dalam Japanese Knotweed, punya banyak manfaat untuk jenis kulit berjerawat. Yuk, cari tahu apa saja manfaatnya.

Cara Ampuh Mengatasi Jerawat

Cara mengatasi jerawat membandel, memang tidak mudah. Buat mencapai skin goals bebas jerawat, skincare yang digunakan pastinya berbeda dengan yang dipakai untuk kulit yang tidak berjerawat. Menurut jurnal Topical Use of Resveratrol: Technological Aspects, ekstrak akar Polygonum Cuspidatum atau yang dikenal sebagai Japanese Knotweed mengandung Resveratrol yang sangat ampuh untuk melawan jerawat.

Resveratrol di Japanese Knotweed sendiri, gunanya untuk mencegah efek buruk dari sinar UV dan infeksi jamur. Jenis Polifenol ini, sudah diuji coba oleh para peneliti dari sejak lama dan Resveratrol terbukti memberikan efek positif di tubuh manusia. Dari penelitian ini juga ditemukan, Resveratrol sangat penting untuk kulit muka agar terlindungi dari polusi, sinar UV dan bakteri yang dapat memicu timbulnya jerawat dan 20 kali lebih efektif untuk mengatasi jerawat daripada benzoyl peroxide dan salicylic acid.

Sebagai Antioksidan dan Antiinflamasi yang Kuat

Antioksidan dikenal dapat memperbaiki kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Nah, salah satu penyebab jerawat adalah polusi, radikal bebas dari polusi yang masuk ke kulit muka kita ini, dapat menyebabkan jerawat. Di sinilah fungsi dari antioksidan, untuk menjadi detoks alami bagi tubuh, melawan radikal bebas dan memperbaiki sel kulit yang rusak.

Selain polusi, peradangan pada jerawat juga akibat dari bakteri. Kulit mati yang menumpuk dan tercampur dengan minyak, dapat menyebabkan pori-pori kekurangan oksigen sehingga memberikan rumah yang nyaman untuk bakteri. Bakteri yang berkembang di dalam kulit muka ini akan diserang oleh sistem kekebalan tubuh menghasilkan peradangan. Seperti menurut jurnal Antibacterial and Antifungal Properties of Resveratrol, sifat dari Resveratrol juga adalah sebagai antibakteri dan antiinflamasi, kandungan ini bagus untuk membunuh bakteri secara alami dan meredakan peradangan.

Menghilangkan Bekas Jerawat

Dibandingkan jerawatnya sendiri, kadang bekas jerawat sama bikin frustasi. Jerawat bukan cuma bikin kamu gak pede, tapi juga menyisakan bekas yang sulit disingkirkan. Jerawat memiliki jenis yang beragam, biar kamu bisa menangani bekas jerawat dengan benar dan efektif, gunakan skincare dengan kandungan yang tepat.

Kandungan Resveratrol pada Deep Sebum Control & Pore Clarifying Serum tidak cuma dapat membersihkan pori-pori, melawan bakteri penyebab jerawat, meredakan inflamasi, tetapi juga berperan aktif dalam proses penyembuhan dan regenerasi sel. Sel kulit muka yang rusak oleh jerawat, akan lebih cepat digantikan oleh sel kulit yang baru sehingga noda hitam bekas jerawat akan lebih cepat pudar.

Sekarang udah tau kan gimana Japanese Knotweed menjadi salah satu kandungan yang ampuh sebagai cara mengatasi jerawat. Pastikan BASE Friends menggunakan Deep Sebum Control & Pore Clarifying Serum untuk membasmi tuntas jerawat.

Referensi:

Tutin T.G., Heywood V.H., Burges N.A., Moore D.M., Valentine D.H., Walters S.M., Webb D.A. Flora Europaea. Vol. 1 Cambridge University Press; Cambridge, UK: 2010.

Kasote D., Katyare S.S., Hegde M.V., Bae H. Significance of Antioxidant Potential of Plants and its Relevance to Therapeutic Applications. Int. J. Biol. Sci. 2015;11:982-991. doi: 10.7150/ijbs.12096.

Rabesiaka M, Rakotondramasy-Rabesiaka L, Mabille I, Porte C, Havet J-L (2011) Extraction of trans-resveratrol from red wine and optimization by response surface methodology. Separation and Purification Technology 81(1): 56-61.

Pangeni R, Sahni JK, Ali J, Sharma S, Baboota S (2014) Resveratrol: review on therapeutic potential and recent advances in drug delivery. Expert Opinion in Drug Delivery 11(8): 1285-1298.

Taylor E.J.M., Yu Y., Champer J., Kim J. (2014). Resveratrol Demonstrates Antimicrobial Effects Against Propionibacterium Acnes In Vitro. National Library of Medicine

Gugleva V., Zasheva S., Hristova M., Andonova V. (2020). Topical Use of Resveratrol: Technological Aspects. Pharmacia

Vestergaard M., Ingmer H. (2019). Antibacterial and Antifungal Properties of Resveratrol. International Journal of Antimicrobial Agents

Was this article helpful?