search-box
Search blog...

Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Dahi

jerawat di dahi

Kenapa ya terkadang jerawat yang muncul tempatnya di situ-situ saja? Kadang juga jerawat yang muncul hanya di suatu daerah saja. Sebelumnya, BASE sudah semua tentang jerawat di pipi kiri, di blog kali ini BASE akan mengupas tuntas mengenai penyebab cikal bakal mengenai penyebab jerawat di dahi dan cara mengatasinya. Yuk, baca sampai tuntas!

Apa Arti Jerawat di Dahi

Jerawat di dahi menandakan terjadinya sekresi sebum yang berlebihan dari kelenjar sebum yang terdapat di daerah dahi. Menurut studi dari Journal of The European Academy of Dermatology and Veneorology, terdapat keterkaitan antara produksi sebum berlebih terhadap terjadinya jerawat di area T-zone, yaitu area dahi dan hidung.

Nah, jerawat disekitar dahi dapat muncul menjadi dua jenis, yaitu papula dan pustula. Papula adalah jerawat yang berwarna merah dan tidak mengandung nanah di dalamnya, sementara pustula adalah jerawat yang memiliki nanah dibagian atasnya. Bentuk jerawat yang lain adalah whiteheads.

Penggunaan Hair Care Tertentu Dapat Memicu Jerawat di Dahi

Selain sekresi sebum berlebih yang terdapat pada dahi, jerawat di sekitar dahi juga bisa disebabkan oleh penggunaan produk hair care tertentu, salah satunya adalah pomade. Jerawat yang disebabkan oleh pomade ini biasa disebut dengan pomade acne.

Basis pomade biasanya terbuat dari bahan wax atau lilin yang berminyak. Ketika bahan yang berminyak ini mengenai kulit wajah, terutama daerah dahi, maka dapat menyumbat pori-pori dan akan menyebabkan timbulnya jerawat.

Selain itu, rambut yang kurang bersih juga menyebabkan clogged pores dan menjadi jerawat. Jadi, BASE Friends dapat mulai memperhatikan produk apa saja yang dapat memicu jerawat di dahi, ya!

Produk yang Harus Dihindari Agar Tidak Timbul Jerawat di Dahi

Setelah mengetahui apa saja kemungkinan-kemungkinan yang dapat menyebabkan jerawat muncul di dahi, BASE Friends dapat menghentikan penggunaan produk-produk yang tidak memiliki klaim berikut ini, sesuai dengan rekomendasi dari American Academy of Dermatology Association, yaitu:

  • Won’t clog pores
  • Oil free
  • Non-comedogenic
  • Non-acnegenic

Setelah itu, yang perlu diketahui adalah cara mengatasi jerawat pada dasarnya menggunakan bahan aktif yang sama, tidak tergantung dengan tempat di mana jerawat itu muncul. Pengobatan jerawat di dahi sama dengan pengobatan jerawat di bagian wajah yang lain.

Zat aktif yang digunakan untuk mengatasi jerawat terbagi ke dalam dua tipe, yaitu chemical active ingredients seperti benzoyl peroxide, asam azaleat, asam salisilat, retinol dan natural active ingredients seperti tea tree oil dan green tea extract.

Selain itu, kita juga harus rajin dalam merawat kulit, dimulai dari mencuci muka dua kali sehari dengan menggunakan facial wash yang sifatnya lembut dan ringan atau gentle.

Bagaimana kalau jerawat yang terus muncul di pipi kiri? Cari tahu cara mengatasi dan penyebabnya.

Cara Mengatasi Jerawat di Dahi Secara Plant-Powered

Selain menggunakan bahan-bahan yang telah disebutkan sebelumnya, BASE Friends juga bisa memakai bahan-bahan yang berasal dari tumbuhan untuk menanggulangi jerawat. Terbukti lebih lembut dalam mengatasi jerawat, berikut bahan-bahan yang bisa BASE Friends coba.

penyebab jerawat di dahi

Camellia sinensis atau greentea

Tumbuhan satu ini terdiri dari tiga jenis utama, yaitu teh hijau, teh hitam dan teh oolong. Teh hijau terbuat dari daun yang tidak difermentasi dan banyak mengandung antioksidan. Kandungan zat kimia berupa polifenol dan katekin dapat bersifat sebagai anti-inflamasi, anti bakteri dan anti-oksidan yang sangat dibutuhkan dalam upaya mengatasi jerawat.

Kandungan skincare satu ini dapat kamu temukan pada BASE Fight Acne Kit yang terdiri dari cleanser, hydrating toner, moisturizer dan sunscreen. Lebih lengkapnya, kamu bisa lihat detail produknya di sini dan melihat testimoni Mae, salah satu BASE BFF yang menggunakan produk tersebut di sini

Tea tree oil

Tea tree oil adalah hasil penyulingan yang didapatkan dari tumbuhan Melaleuca alternifolia. Manfaat tea tree oil pada bidang medis adalah sebagai anti-inflamasi, anti-virus, anti-bakteri, dan antioksidan.

Kandungan zat kimia dalam bahan ini telah dibuktikan oleh studi dari Medical and Health Science Journal memberikan efek antibakteri sehingga dapat menyembuhkan jerawat yang disebabkan oleh bakteri.

Cara kerja tea tree oil adalah dengan masuk ke dalam sel mikroorganisme dan menyebabkan terhambatnya metabolisme sel sehingga menyebabkan kematian mikroorganisme tersebut.

Vitamin E

Vitamin E dapat digunakan untuk mengobati jerawat apabila dikombinasikan dengan zat aktif yang lain. Studi yang dilakukan pada tahun 2017 membuktikan bahwa kombinasi vitamin E dengan zinc dan lactoferrin dapat mengobati jerawat parah pada orang dewasa.

Sementara itu, vitamin E sendiri dapat berasal dari beberapa bahan aktif berikut ini, yaitu safflower oil, sunflower oil, corn oil, soybean oil, almonds, hazelnuts dan sunflower seeds oil. Untuk kamu yang mencari turunan dari vitamin E dalam skincare, ada Ultra Gleam Purifying Lotion dengan kandungan sunflower oil untuk dipadukan dalam skincare routine-mu, nih.

Setelah tahu banyak kandungan skincare yang bisa kamu pakai dalam menghadapi jerawat, jangan lupa tips layering skincare agar kulitmu makin sehat, ya, BASE Friends. Tips layering skincare dari BASE bisa kamu baca di sini. Semoga jerawatmu dapat segera terhempas dan wajah kembali bersih, ya!

Referensi:

  1. Ardiana, D. (2021). The Role Of Tea Tree Oil as A Skin Antimicrobial: A Literature Study. Medical and Health Science Journal, 5(1), 26-33.
  2. Chan, H., Chan, G., Santos, J., Dee, K., & Co, J. K. (2017). A randomized, double‐blind, placebo‐controlled trial to determine the efficacy and safety of lactoferrin with vitamin E and zinc as an oral therapy for mild to moderate acne vulgaris. International journal of dermatology, 56(6), 686-690.
  3. Cherney, K. (2019). Healthline. Is Vitamin E Helpful or Harmful for Treating Acne? Retrieved from https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/vitamin-e-acne
  4. Choi, C. W., Choi, J. W., Park, K. C., & Youn, S. W. (2013). Facial sebum affects the development of acne, especially the distribution of inflammatory acne. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 27(3), 301-306.
  5. Gaur, S., & Agnihotri, R. (2014). Green tea: A novel functional food for the oral health of older adults. Geriatrics & gerontology international, 14(2), 238-250.

Was this article helpful?