searchclear input

Hero Ingredient: Cherimoya, Sebuah Adaptogen dan Manfaatnya Bagi Kulit

cherimoya

Apa benar kalau adaptogen itu dapat melawan dan mengatur stres? Apakah kulit kita juga perlu adaptogen?

Kalau kamu suka cari-cari suplemen untuk mengatur stres pasti sudah lumrah dengan yang namanya adaptogen. Menurut jurnal dari Evidence-based complementary and alternative medicine, adaptogen adalah suatu zat yang berasal dari tanaman obat biasa digunakan untuk mengatur respon tubuh terhadap stres, tanaman obat seperti ginseng, ashwaganda, ataupun rhodiola.

Salah satu adaptogen yang efektif dalam mengatur respon stres tersebut adalah Cherimoya, yang merupakan saudara dari buah srikaya. Menurut artikel dari American Indian Health and Diet Project, buah yang asli berasal dari lembah Pengunungan Andes di Peru ini memiliki berbagai macam manfaat sehingga buah ini dijuluki sebagai “Pearl of the Andes”.

Yuk, cari tahu kenapa buah Cherimoya disebut juga sebagai “Pearl of the Andes” dan manfaatnya terhadap kulit.

Mengurangi Rasa Gatal Akibat Alergi dan Iritasi

Berdasarkan uji klinis yang dilakukan Chemisches Laboratorium di Jerman buah Cherimoya dapat mengurangi frekuensi terjadinya gatal-gatal, dikarenakan kandungan dari buah ini dapat mendukung kulit untuk beradaptasi dengan perubahan negatif dengan mengatur peradangan kulit. Oleh sebab itu, “Pearl of the Andes” ini termasuk ke dalam kategori adaptogen.

Bisa dibilang kandungan dari Cherimoya ini dapat menghambat proses terjadinya alergi dan iritasi saat dipakai di kulit. Jika digunakan secara rutin gatal-gatal akibat iritasi tidak akan menganggu aktivitasmu lagi.

Tertarik menggunakan skincare vegan? Ini 5 manfaat dan kelebihan skincare vegan untuk kulit dan lingkungan.

Kaya Akan Vitamin B6 Untuk Mencegah Ruam Kulit

Tahu tidak salah satu alasan kenapa kulit mudah muncul ruam adalah karena tubuh kekurangan Vitamin B6? Kabar buruknya lagi, Vitamin B6 tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga kita harus beralih ke makanan untuk mendapatkan asupan Vitamin B6 yang cukup.

Untungnya, Cherimoya kaya akan vitamin B6 dan jika diaplikasikan ke kulit Cherimoya dapat mencegah ruam kulit dan membantu sinstesis kolagen.

Baca juga 5 Cara Meningkatkan Produksi Kolagen Secara Alami dan Vegan.

Antioksidan Tinggi Melawan Inflamasi

Tubuh kita terus menerus melawan inflamasi untuk menjaga agar tubuh tetap bugar dan terjauh dari penyakit. Selain bersifat adaptogen, Cherimoya memiliki kandungan Vitamin C yang tinggi untuk melawan radikal bebas.

Dikutip dari jurnal Clinical, cosmetic and investigational dermatology, selain Vitamin C, Cherimoya juga mengandung lutein yang merupakan salah satu jenis dari carotenoids yang ampuh melawan kerusakan sel akibat radiasi UV ataupun polusi lainnya.

Tahu tidak kalau Blue Light atau High Energy-Visible juga dapat merusak sel kulit? Cari tahu kenapa kulitmu perlu sunscreen anti Blue Light di sini.

Kenapa Kulitmu Butuh Adaptogen Seperti Cherimoya?

Sering kita tidak sadar kalau kulit kita merupakan salah satu bagian tubuh yang terkena stresor setiap saat dari luar maupun dalam, seperti terpapar polusi udara, rokok, ataupun matahari yang dapat menyebabkan muncul tanda-tanda peradangan, jerawat, penuaan dini, hingga bintik hitam.

Cherimoya sendiri banyak mengandung antioksidan yang dapat mengurangi peradangan akibat stresor-stresor tersebut. Ditambah lagi dengan kemampuannya untuk menghambat proses terjadinya alergi dan iritasi membuat Cherimoya bahan aktif yang dapat menjaga keseimbangan kesehatan kulit jangka panjang.

adaptogen skincare

Referensi:

  1. Juturu, V., Bowman, J. P., & Deshpande, J. (2016). Overall skin tone and skin-lightening-improving effects with oral supplementation of lutein and zeaxanthin isomers: a double-blind, placebo-controlled clinical trial. Clinical, cosmetic and investigational dermatology, 9, 325–332. https://doi.org/10.2147/CCID.S115519
  2. Prasad, R., Lakshmi, A. V., & Bamji, M. S. (1983). Impaired collagen maturity in vitamins B2 and B6 deficiency–probable molecular basis of skin lesions. Biochemical medicine, 30(3), 333–341. https://doi.org/10.1016/0006-2944(83)90025-x
  3. Seely, D., & Singh, R. (2007). Adaptogenic potential of a polyherbal natural health product: report on a longitudinal clinical trial. Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM, 4(3), 375–380. https://doi.org/10.1093/ecam/nel101
  4. Sheu, Scott. (n.d.). Foods Indigenous to the Western Hemisphere. American Indian Health and Diet Project. Retrieved from https://aihd.ku.edu/foods/cherimoya.html

Related tags

Was this article helpful?

good feedback
bad feedback

Langganan Newsletter