search-box
Search blog...

Sunscreen Terbaik Untuk Mengatasi Bekas Jerawat

sunscreen untuk bekas jerawat

Apa yang ada di benak BASE Friends ketika mendengar kata sunscreen? Proteksi terhadap sinar UVA dan UVB? Di balik peran pentingnya dalam melindungi kulit dari sinar matahari, sunscreen juga punya andil dalam menyamarkan bekas jerawat di wajah. Berikut BASE sudah merangkum fungsi sunscreen dalam menanggulangi bekas jerawat.

Pentingnya Sunscreen Dalam Mengurangi Bekas Jerawat

Step skincare seperti serum dan oil biasanya lebih digandrungi untuk mengatasi masalah bekas jerawat pada wajah. Tidak sepenuhnya salah, namun fungsi serum dan oil tidaklah optimal apabila tidak dibarengi dengan sunscreen yang melindungi kamu dari paparan radiasi UV yang merupakan penyebab bekas jerawat susah hilang.

Sebelum kamu fokus untuk mencari serum yang memiliki klaim dapat memudarkan bekas jerawat, ada baiknya kamu memperhatikan deretan skincare routine wajib yang mungkin kamu lewatkan pemakaiannya.

Sunscreen sebagai tahap akhir skincare routine tidak hanya mampu melawan sinar matahari yang mengandung UVA dan UVB. Namun, sebenarnya sunscreen juga berkontribusi dalam memudarkan bekas jerawatmu.

Hal ini karena proteksi yang diberikan sunscreen telah melindungimu dari berbagai macam polusi, kotoran, serta radikal bebas dari lingkungan yang punya potensi besar untuk memperparah bekas jerawat.

Kandungan Sunscreen Juga Bisa Memudarkan Bekas Jerawat

Selain memiliki fungsi utama untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UVA, UVB, dan blue light, sunscreen juga memiliki kandungan-kandungan bahan aktif lain yang bisa mengatasi bekas jerawat. Berikut bahan aktif alernatif yang bisa kamu dapatkan dari sunscreen BASE.

sunscreen untuk bekas jerawat

Argan oil mengurangi bekas jerawat

Argan oil telah dikenal luas dalam dunia kosmetika sebagai bahan aktif serbabisa. Bahan ini juga biasa diaplikasikan ke rambut dan badan, entah sebagai bahan aktif sampo, sabun, dan conditioner. Hal ini karena argan oil punya segudang manfaat, BASE Friends.

Kandungan antioksidan dalam argan oil telah terbukti menghalangi terjadinya hiperpigmentasi dan masalah kulit lain yang disebabkan oleh sinar matahari oleh penelitian dari Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. Selain itu, juga disebutkan oleh Healthline, argan oil juga memiliki efek antisebum yang dapat mencegah dan mengurangi jerawat, karena jerawat tumbuh dari folikel terbuka yang ditumpuki oleh minyak berlebih dan kulit mati.

Sunflower oil dengan kandungan anti-inflamasi dan mencerahkan kulit

Turunan dari vitamin E satu ini memiliki banyak khasiat terhadap kulit. Studi dari jurnal International Journal of Molecular Sciences mengatakan bahwa sunflower oil memiliki efek anti-inflamasi. Selain itu, percobaan yang dilakukan oleh jurnal Pediatric Dermatology membuktikan bahwa sunflower oil efektif dalam meningkatkan hidrasi kulit dan menjaga keutuhan lapisan luar kulit.

Sunflower oil juga sudah dikenal sebagai bahan aktif yang mampu mencerahkan kulit. Penelitian dari Molecular Medicine Reports telah menemukan bukti bahwa sunflower oil menghambat pembentukan melanin atau pigmen warna pada kulit, dan dapat digunakan sebagai bahan aktif yang membantu menyembuhkan penyakit melasma.

Cherimoya yang meremajakan kulit

Jarang didengar khasiatnya untuk kulit, bahan aktif vegan satu ini memiliki fungsi yang sangat membantu dalam upaya mengatasi bekas jerawat, lho. Artikel dari NDTV menjelaskan bahwa cherimoya atau custard apple extract mampu meremajakan, memberikan hidrasi, serta menyamarkan kerutan di kulit.

Penelitian dari jurnal Food Research International menyatakan bahwa buah ini mengandung antioksidan yang cukup tinggi. John Staughton dalam artikel evidence-based-nya pun menulis bahwa cherimoya memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, sehingga dapat membantu pembentukan kolagen pada tubuh.

Nah, itu dia rekomendasi produk sunscreen terbaik untuk mengatasi bekas jerawat, BASE Friends. Kamu dapat menemukan semua bahan aktif tersebut pada Ultra Soothe Natural Sunscreen dari BASE. Ingatlah untuk memperbaiki basic skincare routine, fokus pada hidrasi dan skin-barrier sebelum memakai produk skincare lain yang lebih advanced, ya!

Referensi:

  1. Danby, S. G., AlEnezi, T., Sultan, A., Lavender, T., Chittock, J., Brown, K., & Cork, M. J. (2013). Effect of olive and sunflower seed oil on the adult skin barrier: implications for neonatal skin care. Pediatric dermatology, 30(1), 42-50.
  2. Guillaume, D., & Charrouf, Z. (2011). Argan oil and other argan products: Use in dermocosmetology. European Journal of Lipid Science and Technology, 113(4), 403-408.
  3. Gupta-Elera, G., Garrett, A. R., Martinez, A., Robison, R. A., & O’Neill, K. L. (2011). The antioxidant properties of the cherimoya (Annona cherimola) fruit. Food Research International, 44(7), 2205-2209.
  4. Healthline. Argan Oil for Skin Health. Retrieved from Healthline
  5. Koo, J. H., Lee, I., Yun, S. K., Kim, H. U., Park, B. H., & Park, J. W. (2010). Saponified sunflower and safflower oils inhibit melanogenesis in B16 melanoma cells. Molecular medicine reports, 3(2), 281-285.
  6. NDTV Food (2018). Custard Apple Benefits: From Improving Vision To Building Immunity And More! Retrieved from NDTV Food.
  7. Villareal, M. O., Kume, S., Bourhim, T., Bakhtaoui, F. Z., Kashiwagi, K., Han, J., … & Isoda, H. (2013). Activation of MITF by argan oil leads to the inhibition of the tyrosinase and dopachrome tautomerase expressions in B16 murine melanoma cells. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2013.

Related tags

Was this article helpful?