search-box
Search blog...

Biar Langgeng, Begini Cara Memilih Pembersih Wajah yang Cocok Untuk Kamu

Biar Langgeng, Begini Cara Memilih Pembersih Wajah yang Cocok Untuk Kamu

Biar kamu dan kulitmu langgeng, pertama kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa jenis kulit kamu, barulah kamu akan tahu pembersih wajah seperti apa yang cocok untuk kulitmu.

Tanpa pembersih wajah yang cocok, masalah kulit seperti komedo membandel, pori-pori terlihat membesar sampai masalah jerawat akan terus bermunculan. Ditambah lagi dengan faktor lingkungan yang dapat merusak kesehatan kulitmu oleh partikel-partikel kecil seperti debu dan asap.

Kalau begitu langsung saja, berikut bahan aktif pada pembersih wajah yang harus kamu pakai sesuai dengan jenis kulitmu.

Pembersih Wajah Untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak

Sudah sangat familiar kan dengan jerawat? Jerawat atau acne ini disebabkan oleh peningkatan produksi sebum dan aktivitas kelenjar minyak atau sebaceous glands. Untuk itu, banyak dari pasien jerawat memiliki kulit yang berminyak.

Walaupun banyaknya minyak di permukaan kulit tidak selalu menjadi penyebab utama jerawat, tetapi minyak berlebih cukup menganggu. Oleh sebab itu, berikut bahan aktif yang ideal untuk kulit berjerawat.

Jangan lupa ya untuk mengambil skin test dari BASE untuk tahu apa saja bahan aktif yang cocok untuk kulitmu.

Pembersih Wajah Untuk Kulit Sensitif

Apakah kulitmu mudah bereaksi terhadap produk skincare? Dermatologis mendefinisikan kulit sensitif dengan kulit yang mudah iritasi dan kulit yang lebih sering memiliki reaksi alergi dari kebanyakan orang.

Kalau jenis kulitmu sensitif, kamu harus lebih peka lagi dalam memilih pembersih wajah. Hindari SLS atau sodium lauryl sulfate, parfum dan pewarna buatan. Berikut bahan aktif yang lembut wajib ada di pembersih wajahmu.

Baca juga skin journey dari Kenny yang akhirnya memilih BASE Personalized Skincare untuk mengatasi masalah jerawat pada kulit sensitif-nya.

Pembersih Wajah Untuk Kulit Kering

Biasanya jenis kulit kering ditandai dengan kulit rapuh yang mudah terkelupas, mudah kemerahan dan gatal. Tetapi semua itu bisa kamu kendalikan dengan memakai pembersih wajah dengan kandungan yang dapat melembapkan dan menenangkan.

Kamu juga bisa memilih pembersih wajah dengan kandungan yang bersifat emolien, seperti squalane yang berfungsi untuk membentuk lapisan minyak pada kulit terluar untuk menahan kandungan air keluar dari kulit.

Namun, kulit kering bisa juga diakibatkan oleh pemakaian obat jerawat secara topikal maupun oral bagi pasien jerawat. Untuk itu, gunakan pembersih wajah dengan bahan aktif yang ada di bawah ini.

Seberapa penting sih pembersih wajah untuk kesehatan kulit?

Banyak kotoran yang disebabkan oleh lingkungan dan kosmetik tidak bisa larut hanya dengan air saja. Juga pada umumnya lapisan kulit terluar bersifat hydrophobic atau menolak air. Sehingga, pembersih wajah dapat membantu melarutkan kotoran yang tidak dapat larut dalam air ini menjadi larut.

Idealnya pembersih wajah harus dapat mengurangi tegangan pada permukaan kulit (surface tension of the skin) agar keringat maupun sebum bisa menyebar secara rata ke keseleruhan kulit. Jika ketegangan pada permukaan kulit tinggi, hal ini dapat mengakibatkan beberapa bagian pada wajah lebih berminyak dari bagian lainnya.

Selain itu, juga pembersih wajah idealnya tidak mengeringkan dan tidak menganggu mikrobiota kulit. Kulit memiliki mikrobiota yang sangat beragam untuk melindungi kita dari serangan virus dan bakteri yang merugikan.

Ga mau kan ada dusta di antara kamu dan kulitmu? Coba ambil skin test ini untuk cari tahu lebih lengkap bahan apa saja yang cocok untuk kulitmu (Setelah menyelesaikan skin test kamu juga akan mendapatkan analisa kulitmu, loh!)

Referensi:

  1. Barry A. Solomon; Alan R. Shalita (1996). Effects of detergents on acne. , 14(1), 0–99. doi:10.1016/0738-081x(95)00115-v
  2. Khyat, A. E., Mavon, A., Leduc, M., Agache, P., & Humbert, P. (1996). Skin critical surface tension: A way to assess the skin wettability quantitatively. Skin research and technology : official journal of International Society for Bioengineering and the Skin (ISBS) [and] International Society for Digital Imaging of Skin (ISDIS) [and] International Society for Skin Imaging (ISSI), 2(2), 91–96. https://doi.org/10.1111/j.1600-0846.1996.tb00066.x
  3. Mukhopadhyay P. (2011). Cleansers and their role in various dermatological disorders. Indian journal of dermatology, 56(1), 2–6. https://doi.org/10.4103/0019-5154.77542

Was this article helpful?