search-box
Search blog...

4 Bahan Aktif Dalam Pelembap Untuk Kulit Sensitif dan Jerawat Saat Cuaca Tidak Menentu

4 Bahan Aktif Dalam Pelembap Untuk Kulit Sensitif dan Jerawat Saat Cuaca Tidak Menentu

Cuaca lagi tidak menentu? Panas membuat kulitmu yang biasanya terasa normal menjadi berminyak, sedangkan saat hujan membuat kulitmu gatal dan dehidrasi?

Untuk kulit sensitif, cuaca tidak menentu dapat membuat kulitmu mudah teriritasi maupun gatal. Apalagi, untuk kamu yang memiliki kulit sensitif plus mudah berjerawat, dapat membuat peradangan jerawat lebih parah.

Tetapi semua pasti ada jalan. Yuk, baca terus!

4 Bahan Aktif yang Cocok Kulit Sensitif Mudah Berjerawat

Kalau kulit kamu mudah iritasi dan jerawat apalagi pada saat cuaca yang tidak menentu, pelembap dengan bahan-bahan ini bisa membantu.

Rosehip Oil

Bahan aktif yang satu ini sudah melegenda karena efek anti-inflamasi, kaya akan vitamin A dan linoleic acid, yang juga aman untuk kulit sensitif.

Menurut studi dari Clin Exp Dermatol yang mengevaluasi efek dari linoleic acid yang digunakan secara topikal kepada pasien dengan tingkat jerawat sedang.

Hasil dari studi ini memperlihatkan pengurangan jumlah timbul jerawat sebanyak 25% selama pemakaian 1 bulan. Sehingga rosehip oil cocok untuk kamu yang memiliki jenis jerawat seperti papula dan pustula.

Tertarik dengan bahan natural dan vegan untuk mengatasi permasalahan kulitmu? Coba ambil skin test di sini.

Ceramides

Kulit mudah berjerawat dan iritasi saat cuaca yang ekstrim menandakan kalau skin barrier kamu terganggu. Ceramides sudah ada di lapisan terluar kulitmu secara alami, sehingga menggunakan pelembap dengan ceramides dapat membantu kamu memperkuat skin barrier.

Skin barrier yang rusak menyebabkan microbiome pada kulit terganggu. Karena microbiome terganggu, bakteri penyebab jerawat P. acnes tumbuh tidak terkontrol yang nantinya akan menyebabkan timbulnya jerawat.

Diambil dari studi The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, bahwa menggunakan pelembap dengan kandungan ceramides pada pasien dengan kulit berjerawat dan sensitif dapat mengurangi inflamasi sehingga jerawat dan bekas jerawat lebih mudah hilang.

Jadi, untuk kamu yang sering memakai obat jerawat yang mengeringkan kulit, ceramides dapat mengatasi permasalahanmu.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang ceramides? Cari tahu lebih lanjut di sini.

Centella asiatica atau Cica

Selain ceramides, cica juga sudah terkenal di kalangan komunitas skincare. Cica adalah bahan aktif ideal untuk kamu yang sering bingung mencari pelembap yang cocok untuk kulit sensitif yang sekaligus dapat mengatasi jerawat.

Cica memiliki efek penyembuhan luka, memperbaiki tekstur kulit, antibakteri dan anti-inflamasi. Dikutip dari jurnal Frontiers in pharmacology, penggunaan topikal Centella asiatica dalam bentuk krim memiliki efek terapeutik untuk kondisi kulit seperti jerawat.

Untuk itu penggunaan pelembap dengan bahan cica dapat bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan jerawat sekaligus menenangkan iritasi kulit.

Green Tea Extract

Pasti sudah pada tahu kalau teh hijau tidak hanya bagus untuk diminum karena antioksidan-nya yang tinggi, tetapi juga bagus untuk kulit wajah dalam mengurangi inflamasi dan mengontrol sebum apa lagi saat cuaca sedang tidak menentu.

Menurut jurnal dari BioMed research international, ekstrak teh hijau dapat memberi efek antioksidan karena adanya senyawa EGCG, sehingga bagus untuk kulit dalam menangkal radikal bebas dan mengurangi inflamasi seperti jerawat.

Selain itu, dalam jurnal dari Antioxidants (Basel, Switzerland), memperlihatkan bahwa kandungan 5% EGCG yang ada di teh hijau efektif mengontrol produksi sebum dan pertumbuhan jerawat pada wajah, tanpa efek samping yang signifikan.

Pelembap dengan kandungan ekstrak teh hijau cocok untuk kamu yang memproduksi minyak berlebih daripada biasanya saat cuaca ekstrim. Selain itu, ekstrak teh hijau juga cocok dalam meredakan jerawat dengan tingkat keparahan sedang seperti papula dan pustula.

Bagaimana Cuaca Mempengaruhi Kesehatan Kulit?

Kesehatan kulit dipengaruhi dengan banyak faktor internal dan eksternal, khususnya orang yang memiliki kulit sensitif yang mudah bereaksi terhadap perubahan suhu maupun kelembapan udara.

Seperti yang dikutip dari Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, memperlihatkan kalau kelembapan yang rendah di dalam ruangan dapat memicu kondisi kulit seperti eksim bagi orang yang memiliki eksim, juga saat tingkat kelembapan tinggi di luar ruangan.

Untuk itu, selain pemakaian pelembap dengan bahan rosehip oil, ceramides, Centella asiatica dan green tea extract, menjaga tubuhmu tetap terhidrasi juga dapat membantu mempertahankan kesehatan kulit saat cuaca tidak menentu seperti sekarang.

Mau tahu bahan aktif apa saja yang cocok untuk kulitmu? Coba ambil skin test ini. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan analisa dari kulitmu, loh.

Referensi:

  1. Chu, C., Deng, J., Man, Y., & Qu, Y. (2017). Green Tea Extracts Epigallocatechin-3-gallate for Different Treatments. BioMed research international, 2017, 5615647. https://doi.org/10.1155/2017/5615647
  2. Goad, N., & Gawkrodger, D. J. (2016). Ambient humidity and the skin: the impact of air humidity in healthy and diseased states. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology : JEADV, 30(8), 1285–1294. https://doi.org/10.1111/jdv.13707
  3. Letawe, C., Boone, M., & Piérard, G. E. (1998). Digital image analysis of the effect of topically applied linoleic acid on acne microcomedones. Clinical and experimental dermatology, 23(2), 56–58. https://doi.org/10.1046/j.1365-2230.1998.00315.x
  4. Lynde, C. W., Andriessen, A., Barankin, B., Gannes, G. D., Gulliver, W., Haber, R., McCuaig, C., Rajan, P., Skotnicki, S. P., Thomas, R., Toole, J., & Vender, R. (2014). Moisturizers and Ceramide-containing Moisturizers May Offer Concomitant Therapy with Benefits. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 7(3), 18–26.
  5. Markovic, M., Soldatovic, I., Bjekic, M., & Sipetic-Grujicic, S. (2019). Adolescents’ self perceived acne-related beliefs: from myth to science. Anais brasileiros de dermatologia, 94(6), 684–690. https://doi.org/10.1016/j.abd.2019.02.005
  6. Mieremet, A., Boiten, W., van Dijk, R., Gooris, G., Overkleeft, H. S., Aerts, J., Bouwstra, J. A., & El Ghalbzouri, A. (2019). Unravelling effects of relative humidity on lipid barrier formation in human skin equivalents. Archives of dermatological research, 311(9), 679–689. https://doi.org/10.1007/s00403-019-01948-3
  7. Reinikainen, L. M., & Jaakkola, J. J. (2003). Significance of humidity and temperature on skin and upper airway symptoms. Indoor air, 13(4), 344–352. https://doi.org/10.1111/j.1600-0668.2003.00155.x
  8. Saric, S., Notay, M., & Sivamani, R. K. (2016). Green Tea and Other Tea Polyphenols: Effects on Sebum Production and Acne Vulgaris. Antioxidants (Basel, Switzerland), 6(1), 2. https://doi.org/10.3390/antiox6010002
  9. Sun, B., Wu, L., Wu, Y., Zhang, C., Qin, L., Hayashi, M., Kudo, M., Gao, M., & Liu, T. (2020). Therapeutic Potential of Centella asiatica and Its Triterpenes: A Review. Frontiers in pharmacology, 11, 568032. https://doi.org/10.3389/fphar.2020.568032

Was this article helpful?