Search blog...

The Right Way to Layer Your Skincare Product

The Right Way to Layer Your Skincare Product

Dengan banyak nya pilihan produk skincare di luar sana, terkadang membuat kita bingung dengan mana yang harus dipakai duluan atau mana yang tidak boleh di campur dalam waktu bersamaan. Mungkin beberapa dari kalian akan bertanya, kenapa sih produk skincare harus dipakai dengan urutan seperti ini?

Kenapa sih produk skincare harus digunakan dengan urutan tertentu?

Pertama urutan skincare berdasarkan fungsi utama bahan aktif nya, seperti produk skincare yang bersifat pembersih harus dilakukan diawal, sedangkan sunscreen atau tabir surya digunakan terakhir karena fungsi utama nya adalah untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Kedua berdasarkan tekstur dari yang paling ringan seperti toner ke yang lebih berat seperti pelembab atau lotion. Bagaimana dengan penggunaan minyak atau face oil? Untuk produk skincare yang mengandung minyak atau oil-based digunakan pada langkah terakhir. Untuk mengetahui kenapa produk yang mengandung minyak harus digunakan pada langkah terakhir, kita harus mengetahui susunan kulit paling luar (stratum corneum) kita terlebih dahulu.

Bagian kulit paling luar terdapat 3 komponen utama yaitu, lipids (lemak), Corneocytes (sel kulit mati), and Pelembab Natural yang terdapat pada kulit atau natural humectant. Sebelum lanjut lagi, apa sih humectant itu? Singkat nya humectant mencegah air untuk menguap karena ia dapat mengikat air.

Lipid adalah kelompok molekul alami yang terdiri dari lemak, lilin, sterol, vitamin yang larut dalam lemak (seperti vitamin A, D, E, dan K) dan lain-lain. lipid mencegah kehilangan air pada kulit dengan cara menjebak molekul air, selain itu lipid juga mencegah pelembab Natural yang terdapat pada kulit kita agar tidak hilang.

Jadi apa sih koneksi penggunaan produk skincare yang mengandung minyak terhadap susunan kulit kita bagian paling luar? Saat pengaplikasikan produk yang mengandung minyak yang mengandung lipid yang tinggi, hal tersebut akan meningkatkan kemampuan kulit dalam mencegah kehilangan air. Maka dari itu, penggunaan minyak harus dilakukan di tahap terakhir setelah water-based Jika kamu mengaplikasikan oil-based terlebih dahulu daripada water-based, maka penetrasi produk skincare yang mengandung air tersebut tidak akan maksimal.

Apakah kamu baru di dunia skincare dan bingung bagaimana membangun rutinitas skincare yang cocok untuk kulit kamu? Klik disni untuk memulainya. Terus jangan lupa baca juga apa saja bahan aktif yang tidak boleh di layer bersamaan dan mana saja yang boleh.

References:

  1. Del Rosso JQ, et al. (2011). The clinical relevance of maintaining the functional integrity of the stratum corneum in both healthy and disease-affected skin. ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3175800/
  2. Yousef H, et al. (2019). Anatomy, skin (integument), epidermis. ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470464/

Was this article helpful?

Related Stories

5 Manfaat dan Kelebihan Menggunakan Skincare Vegan Untuk Kulit dan Lingkungan

Kalau tahun 2020 industri kecantikan sempat diguncang dengan dokumenter Beauty Laid Bare yang memperlihatkan sisi gelap bagaimana produk kecantikan dibuat.

Hero Ingredient: Ectoin® Sebagai Bahan Aktif Pelindung Kulit dari Polusi

Balik lagi ke seri Hero Ingredient! Dimana kita akan membahas bahan-bahan aktif natural yang BASE pakai untuk memformulasi produk skincare kamu.

Hero Ingredient: Ekstrak Daun Blackcurrant and Raspberry Efektif Mengurangi Sebum Wajah

Kombinasi sempurna untuk mengurangi sebum wajah dan mencegah jerawat, efektif mengurangi radikal bebas, juga sebagai bahan anti iritasi. Ekstrak daun Blackcurrant dan Raspberry atau Seboxyl® merupakan bahan aktif yang cocok untuk kamu yang memiliki kulit berminyak, kombinasi, ataupun mudah berjerawat.

Apakah Kulitmu Perlu Perlindungan dari Radiasi Inframerah?

Kalau bicara soal inframerah atau inframerah (IR), kamu yang lahir pada tahun 80an dan 90an pasti masih ingat kan sama ponsel yang mengirim file dengan inframerah?

Apa itu Ultraviolet? Perbedaan UVA, UVB dan UVC

Saat duduk di bangku SMP, pasti kebanyakan dari kita pernah bertanya apa gunanya belajar fisika dan spektrum cahaya kalau kita pada akhirnya tidak ke bidang tersebut?

Apa itu Blue Light dan Visible Light? Kenapa Kulitmu Perlu Skincare Anti Blue Light

Tahu tidak kalau cahaya termasuk kedalam kategori polusi? Tidak bisa dipungkiri kalau kulit kita terpapar sinar hampir setiap saat. Terutama radiasi visible light yang hampir selalu ada dari pagi hingga malam.